| Terbaru
|
Kaum Muda Peduli Tata Kota |
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 19 June 2008 |
|
Menggagas Kaum Muda Peduli Tata Kota Talk show "Bandung Bicara: Nyarios Atuh" di Aula Barat ITB, Sabtu (14/6). Hadir sebagai pembicara, yakni Dada Rosada (Wali Kota Bandung), Diding Sakri (Perkumpulan Inisiatif), Andi Oetomo (dosen Planologi ITB), Ferry (pengusaha factory outlet), dan Mizan Bustanul (perwakilan mahasiswa). Talk show yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa (KM) ITB, Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi "Pangripta Loka" ITB, dan perkumpulan pemuda PG-Essai (Pemuda Ganesha Emang Sayang Indonesia) itu berupaya mengajak berbagai elemen untuk duduk bersama dan mencoba memaknai kembali kondisi Kota Bandung sebagai hasil agregat para stakeholder Kota Bandung dengan pembahasan yang ilmiah. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 13 June 2008 |
|
PROFIL KEMISKINAN DESA CIAPUS DAN POTENSI PENANGGULANGAN (Oleh: Andre Napit/Peneliti di Perkumpulan Inisiatif) Abstraksi Saat kondisi kemiskinan menjadi bagian dari hidup, tidak banyak hal yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sumber penghasilan tidak tetap dan teratur, banyak warga yang tidak mampu menyekolahkan anaknya sampai SMP atau bahkan memiliki aset seperti kendaraan ataupun hewan ternak. Belum lagi harus dihadapkan pada kondisi harga bahan pokok yang tidak selalu stabil dan terjangkau, sehingga untuk menyambung hidup, banyak warga yang meminjam uang ke rentenir, tentunya dengan bunga yang tidak kecil. Potret kemiskinan tersebutlah yang senantiasa melekat erat pada masyarakat miskin di Desa Ciapus. Fenomena kemiskinan tersebut dapat terlihat pada beberapa kelompok sumber penghidupan di desa. Sumber-sumber penghidupan yang merupakan bagian dari konsentrasi kemiskinan desa antara lain adalah petani, buruh tani, pengrajin, montir, industri rumah tangga, penjahit, tukang batu, guru honorer, dan pengangguran. Fenomena paling nyata dari tiap kelompok miskin tersebut adalah rendahnya tingkat penghasilan per hari dan atau per bulan, misalnya saja untuk buruh tani hanya mampu menghasilkan Rp.10.000-20.000 per hari. Desa Ciapus memiliki banyak potensi yang dapat digunakan bagi penanggulangan kemiskinan tersebut. Potensi yang merupakan kekuatan bagi penanggulan tersebut antara lain adalah masih adaanya rasa saling tolong menolong, sumber daya alam berupa sumber air, terdapat kelompok masyarakat terampil, industri rumah tangga dan konveksi pakaian, dan anggaran desa sebagai kekuatan finansial desa. |
|
Read more...
|
|
|
Kota Kreatif dan Kepemimpinan |
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 12 June 2008 |
|
MENJADIKAN BANDUNG KOTA KREATIF: BUTUH PEMIMPIN DAN BIROKRASI YANG INOVATIF Oleh: Hetifah Sj Siswanda (Ketua Ikatan Alumni Planologi ITB) Warga kota yang cerdas, memiliki motivasi, imajinasi dan kreativitas adalah sumber daya utama dari kota seperti Bandung. Merekalah yang akan menentukan masa depan kota dan kemampuan kota untuk beradaptasi dan bertahan dari berbagai transisi dan krisis. Dalam situasi krisis seperti saat ini, banyak solusi lama tidak dapat bekerja lagi.Namun mampu atau tidaknya suatu kota mencari solusi dan melampaui krisis tersebut, selain tergantung warganya, juga sangat tergantung pada orang-orang yang diberi amanat untuk merencanakan dan mengelolanya. Apakah pimpinan dan birokrasi kota bisa berpikir, merencana, dan bertindak secara kreatif dan menjadikan hal-hal inovatif menjadi realitas atau tidak, adalah satu tantangan kota-kota masa kini. |
|
Last Updated ( Thursday, 12 June 2008 )
|
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
| | Results 1 - 4 of 12 |
|
|
|
Quote of the day |
|
|
Web Statistik |
Members: 2
News: 44
Web Links: 23
|
|