Apresiasi Tinggi dalam Peluncuran Bunda TexTalk di Kabupaten Sumedang

Bunda TextTalk lauchingPada hari Kamis, 28 Mei 2015, Perkumpulan INISIATIF mengadakan pertemuan dalam rangka peluncuran model inovasi teknologi informasi dan komunikasi berbasis telepon seluler, atau lebih dikenal dengan SMS gateway. Inovasi ini bertujuan untuk mengatasi hambatan kemajuan dalam mengurangi angka kematian ibu, bayi dan kesehatan anak di Kabupaten Sumedang.

Salah seorang dari otoritas sektor kesehatan mengajukan pertanyaan “Apa yang membedakan teknologi sms gateway dalam Bunda TexTalk dengan teknologi komunikasi sms lain yang telah dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia, dan seberapa efektif teknologi ini mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi?”

Pertanyaan tersebut sangat penting dan nyata. Karena kebanyakan dari program-program pemerintah maupun non-pemerintah dalam pembangunan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak digagas dan dibangun, akan tetapi seberapa efektif teknologi tersebut memberikan manfaat bagi kelompok sasaran (khususnya di sektor kesehatan Ibu dan Anak). Jadi apa yang membuat teknologi Bunda TexTalk berbeda dengan teknologi telepon seluler lainnya?

Budi Supriatna, staf Capacity & Community Empowering dan Dani Nurjaman Staf ICT Bunda TexTalk, menegaskan “bahwa secara teknologi yang digunakan, SMS gateway relatif sama dengan model pendekatan TIK pada model-model lainnya, dan teknologi ini bukan satu-satunya indikator dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tetapi yang kami dapat yakinkan bahwa keberadaan Bunda TexTalk sangat efektif sebagai saluran komunikasi langsung untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil beserta anggota keluarganya.

Mengapa bisa efektif seperti itu ? Karena Bunda TexTalk mengadaptasi modal dan relasi sosial yang telah terbangun di tingkat masyarakat desa dalam pendekatannya. Artinya Bunda TexTalk turut mobilisasi sumberdaya yang ada dengan cara melibatkan dan menjangkau berbagai kalangan, seperti kader kesehatan sukarela, kaum muda, aparatur pemerintahan desa sampai pada keluarga ibu hamil itu sendiri. Singkatnya, pengelolaan sistem dikelola secara mandiri oleh komunitas masyarakat desa yang senyatanya lebih mengetahui kondisi kesehatan sampai kondisi ekonomi yang dialami oleh keluarga-keluarga ibu hamil. Itulah yang membuat Bunda TexTalk diyakini sebagai saluran komunikasi yang sangat efektif”.

Demikian pula yang diungkap oleh Elis Lala Karmila, Am.Keb selaku bidan di desa Citali, Kecamatan Pamulihan sebagai desa percontohan Bunda TexTalk yang memandang program ini sangat membantu. Ia menyampaikan terdapat peningkatan jumlah kunjungan ibu hamil yang signifikan semenjak satu bulan sistem ini berjalan. “Bagi ibu hamil yang akan bersalin secara langsung mampu terdeteksi kondisi kesehatannya, sehingga memudahkan saya dalam pengambilan tindakan maupun keputusan untuk rujuk,” ungkapnya lebih jauh.

Dari beberapa penjelasan dan pernyataan, apresiasi yang tinggi juga disampaikan oleh Agnia RS dan Emay K. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Mereka berharap bahwa model teknologi Bunda TexTalk dapat terintegrasi dengan rencana pengembangan sistem informasi yang tengah dirancang oleh Dinas Kesehatan, yang juga telah tertuang dalam peta jalan (roadmap) reformasi birokrasi di sektor kesehatan. Bukan hanya itu, Dida Juabaedah dari Dinas Komunikasi dan Telekomunikasi (Diskominfo) pun akan berupaya untuk mendukung dari aspek program dan kegiatan di sektor kesehatan secara luas maupun secara khusus pada kesehatan ibu dan anak (KIA).

Artinya, peluang transisi model Bunda Textalk untuk dapat ditransfer ke otoritas kesehatan maupun lintas otoritas di Kabupaten Sumedang sangat berpeluang besar dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan serta untuk menginspirasi desa-desa lain di Sumedang.

Satu dari tiga fitur utama sistem ini yaitu penguatan komunitas dan mobilisasi sumberdaya merupakan kunci utama dalam penerapan sistem ini.  Pengelolaan sistem yang bersandar pada modal sosial dan relasi sosial masyarakat di tingkat desa, diharapkan mampu menjawab hambatan manajemen teknologi SMS gateway atau inovasi teknologi lainnya seperti kapasitas pegawai, kebijakan internal rotasi atau pergantian tenaga kesehatan sampai beban pembiayaan di sektor kesehatan.

Seperti kata pepatah “sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, melainkan informasi dan pengetahuan di tangan banyak orang”. Program Bunda TexTalk yang diinisiasi oleh Perkumpulan INISIATIF dan Hivos di bawah koordinasi jaringan SEATTI, seyogyanya mampu mendorong dan memberikan inspirasi baru bagi daerah-daerah lainnya.

Comments

comments