Konsorsium Peduli Desa Rumuskan Agenda Advokasi Inklusivitas

Konsorsium Peduli DesaPerkumpulan INISIATIF bersama beberapa organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Konsorsium Peduli Desa (KPD) selenggarakan pertemuan untuk merumuskan agenda advokasi inklusivitas di Indonesia. Pertemuan itu bertempat di Fave Hotel Jakarta didukung oleh The Asia Foundation sebagai pelaksana Program Peduli Kementerian Kordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Pertemuan tersebut diawali dengan berbagi kondisi di lapangan yang disampaikan oleh para mitra pelaksana Program Peduli di beberapa daerah terkait dengan rencana program yang sedang dilakukan.

Dari penyampaian lembaga mitra diketahui bahwa mereka sudah mulai melaksanakan tahapan program yang tersusun beberapa waktu lalu. Namun karena berbagai perbedaan kondisi di lapangan, tahapan pelaksanaan masing-masing organisasi mempunyai capaian yang berbeda.

Pada prosesnya, perbedaan kondisi di lapangan ini mendorong organisasi mitra untuk merevisi target dan indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan utama perubahan target dan indikator ini agar organisasi mitra dapat melihat dan mengukur keberhasilan seperti apa yang telah diraih. “Keberhasilan yang diraih baik kecil ataupun besar menjadi hal penting dalam pelaksanaan Program Peduli,” ungkap Erman Rahman dari TAF dalam sesi ini.

Setelah sesi pemaparan kondisi di lapangan dilanjutkan dengan sesi perumusan agenda advokasi inklusivitas di tingkat nasional yang dipandu oleh Donny Setiawan dari Perkumpulan INISIATIF.

Dalam sesi ini, Donny meminta semua peserta untuk memaparkan kondisi terakhir di level nasional sesuai yang diketahui dari sumbernya masing-masing. Dalam sesi ini muncul berbagai masukan mengenai agenda advokasi inklusivitas di antaranya adalah mengawal revisi Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri tentang desa dan memastikan isu inklusivitas masuk ke dalam  revisi tersebut.

Namun dengan berbagai pertimbangan, semua peserta yang hadir sepakat bahwa agenda advokasi inklusivitas di tingkat nasional adalah memastikan bahwa dana untuk desa pada tahun 2016 sesuai dengan roadmap dana desa yang disusun oleh Kementerian Keuangan serta memastikan bahwa prioritas program dan anggaran 2016 memperhatikan kebutuhan kelompok yang terekslusi secara sosial.

Pertemuan ini ditutup oleh Novy Anggraeni dari TAF. Dalam kata-kata penutupnya Novy mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh peserta dan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa.

Comments

comments