Inisiatif Perkuat Kapasitas KPMD di Kabupaten Sambas

Dalam kerangka Program Peduli Desa, Perkumpulan Inisiatif bekerja sama dengan Perkumpulan Gapemasda Kabupaten Sambas akan memperkuat KPMD (Komite Pendidikan Masyarakat Desa) Desa Sungai Deden, Sempurna dan Sabung di Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas mengenai tata cara penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran desa.

Untuk memulai hal tersebut, Perkumpulan Inisiatif dan Gapemasda melaksanaka serangkaian diskusi di empat desa lokasi sasaran program dari hari Rabu tanggal 16 Juni sampai dengan Jumat 17 Juni 2016. Serangkaian diskusi tersebut dilakukan untuk menggali kondisi terkini di masing-masing desa serta mengetahui rencana program masing-masing KPMD yang tertuang dalam dokumen Rencana Aksi Masyarakat (RAM) masing-masing KPMD yang akan diajukan ke desa untuk didanai oleh APBDesa tahun 2017 di masing-masing desa.

IMG-20160618-WA0001 Inisiatif Perkuat Kapasitas...Di Desa Sepantai, Turiono, ketua KPMD sekaligus sekretaris desa menyatakan bahwa pada tahun 2016 beberapa program telah diakomodir oleh desa, yaitu program santunan untuk siswa miskin dan operasional KPMD. Sementara itu, Iskak, ketua KPMD Sungai Deden menyatakan bahwa program pendanaan untuk operasionalisasi KPMD merupakan program RAM yang telah diakomodir oleh desa. Pada tahun 2017, Iskak akan mendorong desa agar mau mengalokasikan dana desa untuk kegiatan penyuluhan kenakalan remaja dan pentingnya pendidikan di setiap dusun.

Sementara itu, Nisrun, KPMD Desa Sempurna menyatakan bahwa RAM di Desa Sempurna belum banyak yang diakomodir oleh dana desa. Hal ini terjadi karena, pada tahun 2016 pihak desa masih dalam masa transisi setelah pengunduruan kepala desa. Namun pada tahun 2017, Nisrun optimis bahwa program RAM akan ada yang diakomodir karena kepala desa nya merupakan kepala desa yang baru terpilih.

Di Dusun Sabung, Sugiyanto, ketua KPMD menyatakan bahwa anggota KPMD di Sabung masih sulit untuk bergerak lebih jauh meminta pihak desa untuk mendanai sebagian program yang ada dalam RAM. Hal ini didorong oleh faktor komunikasi yang kurang intens antara KPMD dengan kepala desa serta masih adanya sebagian warga yang memberikan stigma warga transmigrasi yang ada di Sabung sebagai pendatang. Namun ke depan, Sugiyanto menyatakan akan membangun komunikasi dengan pihak desa dan warga di luar sabung transmigrasi.

Dari serangkaian diskusi yang dilakukan, Mohamad Riza, fasilitator Program Peduli Desa menyimpulkan bahwa kondisi di setiap KMPD berbeda antara satu sama lain. Oleh karena itu, capaian untuk masing-masing desa tidak bisa disamakan. Namun demikian, upaya untuk meningkatkan kapasitas KPMD harus terus ditingkatkan karena dari diskusi yang dilakukan peserta terlihat antusias dan tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai perencanaan dan penganggaran desa yang partisipatif.

IMG-20160618-WA0002 Inisiatif Perkuat Kapasitas...Selain itu, Mohammad Riza juga menyatakan bahwa karakteristik anggota KPMD yang berbeda harus menjadi masukan penting dalam peningkatan kapasitas. “Anggota KPMD yang dominan perempuan di Sempurna harus mendapatkan perhatian lebih karena bisa dijadikan sebagai potret baik bagaimana keterlibatan kaum perempuan dalam proses penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran yang partisipatif” begitu ungkap Riza dalam sesi penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di kantor Gapemasda di Sabtu sore.

 

Comments

comments