Mewujudkan Perencanaan dan Penganggaran Desa yang Inklusif

Mewujudkan Perencanaan Penganggaran Desa yang Inklusif

Silahkan membaca di sini. (Jika mau mendapatkan softcopy-nya, silahkan mengajukan permintaan ke inisiatif@inisiatif.org)

Penulis : Aang Kusmawan, Dadan Ramdan, Abdul Waidl, Agus Susilo, Misbah Hasan, Rosniaty Azis, Isnawati Pujakesuma, Tenty Kurniawaty, Yusuf Murtiono

Penyunting : Donny Setiawan, Novi Anggriani

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

Bagian 1. Pendahuluan

Bagian 2. Praktek-Praktek Pendampingan Kelompok Tereksklusi

1.  Menghadirkan Peran Negara bagi Anak Korban Eksploitasi Seks Komersial (ESKA) di Kabupaten Garut

2. Membuka Ruang Publik Desa untuk Kebijakan Inklusif Anak Buruh Perkebunan di Kabupaten Jember

3. Menuju Kesetaraan untuk Orang dengan Disabilitas di Kabupaten Bone

4. Mewujudkan Hak Dasar bagi Orang dengan Disabilitas di Kabupaten Gowa

5. Menghadirkan Pelayanan Negara bagi Masyarakat di Desa yang Hilang di Kabupaten Labuhan Batu Utara

6. Membuka Isolasi untuk Meningkatkan Inklusi Sosial di Kabupaten Lombok Timur

7. Mengentaskan Pekerja Anak di Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Sambas

8. Mendorong Pemenuhan Hak Dasar bagi Anak Buruh Migran (ABM) Kabupaten Sumba Barat Daya

9. Korban Pelanggaran HAM Memecah Kebekuan Partisipasi : Upaya Strategis Warga Ian Tena Kabupaten Sikka

10. Partisipasi Kelompok Penghayat dalam Perencanaan dan Penganggaran Desa : Upaya Masyarakat Salam Rejo dan Srikayangan Kabupaten Kulonprogo Menagih Tanggung Jawab Desa

11. Korban Pelanggaran HAM Masa Lalu Menuntut Perbaikan Pelayanan Dasar : Upaya Warga Desa Ngrejo Kabupaten Blitar Menuntut Tanggung Jawab Desa

Bagian 3. Mewujudkan Perencanaan dan Penganggaran Desa yang Inklusif : Beberapa Pelajaran Penting

 

Comments

comments