BTT Menancap di Jawa Timur

Sejak Bulan April 2017, Program BundaTexTalk (BTT) diterapkan di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Puskesmas Dongko. Selama 5 bulan, sampai September 2017, kehadiran BTT ini sudah berjalan dengan baik. Namun BTT hanya bisa melayani Ibu hamil dan pendampingnya dalam memberikan informasi-informasi kesehatan terkait kehamilan serta layanan konsultasi di dalamnya.

Kepala Puskesmas Dongko, dr. Singgih, sejak perkenalan awal BTT, sangat tertarik dengan teknologi yang digunakan program BTT ini yaitu menggunakan sms (short massage service). Menurutnya, teknologi BTT adalah teknologi yang sangat familiar di kalangan warga desa khususnya di Dongko dan karena hampir semua warga memiliki handphone saat ini, sehingga BTT dipandang sangat cocok kalau diterapkan di puskesmasnya.

Selama program BTT berjalan, dr. Singgih selalu berkomunikasi dengan Perkumpulan Inisiatif. Ia ingin memanfaatkan BTT ini lebih luas lagi, yaitu untuk semua layanan di Puskesmas Dongko. Hal ini bisa dikatakan sebagai pengembangan BTT. Perkumpulan Inisiatif merespon dengan cepat keinginan dr. Singgih dan akhirnya gagasan beliau ini diwujudkan.

Peluncuran INFUS, pengembangan BTT

Peluncuran INFUS, pengembangan BTT (di-jeupret ku Gunawan)

Tanggal 20 September 2017, Puskesmas Dongko secara resmi mempublikasikan program pengembangan BTT yaitu INFUS (Informasi Untuk Sehat). INFUS ini difungsikan untuk memperkuat penyampaian atau himbauan terkait informasi-informasi kesahatan untuk semua warga Kecamatan Dongko. INFUS dipercaya  dapat menjangkau sasaran secara tepat dan akurat dan bisa dilakukan secara masif sehingga warga akan cepat mengingat informasi-informasi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan. Pada akhirnya dengan adanya INFUS secara perlahan warga bisa hidup secara sehat.

Kehadiran INFUS menurut dr. Singgih tidak akan menghilangkan promosi-promosi kesehatan yang pernah dilakukan sebelumnya terhadap warga, yaitu tatap muka, pembuatan poster, spanduk dan pertemuan-pertemuan lintas sektor. Kehadirannya untuk memperkuat saluran informasi yang sudah ada.

INFUS saat ini hanya digunakan satu arah yaitu mengirim content informasi kesahatan berdasarkan poli yang ada di Puskesmas Dongko. Targetnya dapat menjangkau  35.000 orang. Semua warga Dongko akan disisir untuk didaftarkan nomor teleponnya. Saat ini yang sudah terdaftar sebanyak 575 orang dan ini akan selalu diperbaharui setiap harinya oleh operator INFUS. Secara garis besar, INFUS ini menjadi induknya dan di dalamnya ada sub-sub program, yang salah satunya BTT.

Comments

comments