Analisis Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

Analisis-Pembiayaan-Kesehatan

 

 

 

 

 

Silahkan membaca di sini. (Jika mau mendapatkan softcopy-nya, silahkan mengajukan permintaan ke inisiatif@inisiatif.org)

Penyunting : Pius Widiyatmoko

Reviewer : dr. Fauzan Iryanto

DAFTAR ISI

Prolog : Pendanaan dan Biaya Kesehatan

Bab 1 Pengantar Umum

1.1 Pengertian Analisis Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

1.2 Pentingnya Melakukan Analisis Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

1.3 Tujuan dan Keluaran Analisis

1.4 Manfaat Analisis

1.5 Ruang Lingkup Analisis

1.6 Asumsi-Asumsi Dasar

Bab 2 Perlunya Melakukan Reformasi Pembiayaan Jaminan Kesehatan

2.1 Pembiayaan Jaminan Kesehatan dalam Perspektif Pemenuhan Hak Dasar Warga atas Kesehatan

2.2 Dasar Hukum Pelayanan Kesehatan di Indonesia

2.2.1 Jaminan Konstitusi atas Hak Kesehatan Warga Negara

2.2.2 Implikasi Kerangka Hukum terhadap Sistem Pembiayaan Jaminan Kesehatan.

2.2.3 Tanggung Jawab Negara (Pemerintah)

Bab 3 Bagaimana Melakukan Analisis Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

3.1 Pengantar Anaisis Pembiayaan Jaminan Kesehatan Daerah

3.2 Formulasi Tujuan Perubahan Kebijakan

3.3 Membangun Model “Status Quo” Situasi Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

3.3.1 Pengeluaran Pembiayaan Jaminan Kesehatan

3.3.2 Penerimaan Pembiayaan Jaminan Kesehatan

3.3.3 Situasi Kesetimbangan Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

3.3.4 Variabel-variabel yang Menentukan Situasi Pembiayaan di Masa Mendatang

3.4 Identifikasi Pilihan Kebijakan

3.5 Simulasi Model Usulan Kebijakan

3.6 Penilaian Perbandingan Hasil

3.7 Implementasi

Bab 4 Simulasi

4.1 Kasus Hipotettik Situasi Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

4.2 Formulasi Tujuan Perubahan Kebijakan

4.3 Membangun Model Awal dari Kasus Hipotetik (Model-0)

4.3.1 Analisis Pengeluaran Manfaat

4.3.2 Analisis Penerimaan Pembiayaan Jaminan Kesehatan

4.3.3 Situasi Kesetimbangan Model : PENGELUARAN vs PENERIMAAN yang Berlaku Saat Ini (Model-0)

4.4 Membangun Model Usulan Kebijakan dari Kasus Hipotetik : Pembebasan Retribusi Puskesmas untuk Seluruh Penduduk (Model-1)

4.4.1 Analisis Biaya Pengeluaran Manfaat

4.4.2 Analisis Penerimaan Pembiayaan Jaminan Kesehatan

4.4.3 Situasi Kesetimbangan Model : PENGELUARAN vs PENERIMAAN untuk Skema Pembebasan Biaya Kesehatan Puskesmas untuk Seluruh Penduduk (model-1)

4.5 Membangun Model Usulan Kebijakan dari Kasus Hipotetik : Pembebasan Retribusi Puskesmas untuk Penduduk Miskin (Model-2)

4.5.1 Analisis Biaya Pengeluaran Manfaat

4.5.2 Analisis Penerimaan Pembiayaan Jaminan Kesehatan

4.5.3 Situasi Kesetimbangan Model : PENGELUARAN vs PENERIMAAN untuk Skema Pembebasan Biaya Kesehatan Puskesmas untuk Penduduk Miskin (Model-2)

4.6 Perbandingan Antar Model

Bab 5 Advokasi untuk Perubahan Kebijakan Pembiayaan Jaminan Kesehatan

5.1 Apa yang Perlu Diperhatikan Ketika Akan Memulai Menjalankan Analisis

5.1.1 Pemahaman atas Situasi Permasalahan Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

5.1.2 Kejelasan Tujuan Perubahan Sistem Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

5.1.3 Kecukupan Data untuk Analisis

5.1.4 Membangun Komitmen Pihak-Pihak yang Berpengaruh

5.2 Advokasi Perubahan Kebijakan Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Daerah

5.2.1 Membangun Argumentasi Advokasi yang Kuat

5.2.2 Menetapkan Tujuan Advokasi Perubahan Kebijakan yang Realistis

5.2.3 Membangun Strategi Komunikasi yang Efektif

5.2.4 Berjejaring

5.3 Pelembagaan Perubahan Kebijakan

Bahan Bacaan 1 – Peran Para Pemangku Kepentingan dalam Pembiayaan Jaminan Kesehatan Daerah

Bahan Bacaan 2 – Perbandingan Beberapa Skema Pembiayaan Jaminan Kesehatan di Dunia

Referensi

Biodata Penulis

Comments

comments