Bandung, 19 Desember 2025 , Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang jatuh pada bulan Desember Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Jawa Barat bersama Perkumpulan Inisiatif menyelenggarakan talkshow interaktif bertajuk “Hak Kesehatan Reproduksi Inklusif, Hak Perlindungan, dan Kemandirian Penyandang Disabilitas”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula PKBI Jawa Barat pada Kamis, 18 Desember 2025 dan diikuti oleh sekitar kurang lebih 80 orang peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas, orang tua, guru Sekolah Luar Biasa (SLB), serta perwakilan organisasi penyandang disabilitas.
Talkshow ini diselenggarakan sebagai respon atas masih terbatasnya akses penyandang disabilitas terhadap informasi dan layanan kesehatan reproduksi yang aman, bermartabat, dan inklusif. Berbagai hambatan seperti stigma, kurangnya kapasitas pendamping, tenaga kesehatan yang belum sensitif disabilitas, serta fasilitas layanan yang belum sepenuhnya aksesibel masih menjadi tantangan nyata di lapangan, khususnya bagi perempuan, anak, dan remaja disabilitas.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Feby Yanti F, S.Kep. Ners PJ Program Gangguan Fungsional Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dr. Siti Hannifah, MKM dan Hanifah Kartikasari, S.Pd, M.Sos dari PKBI Jawa Barat, dr. Gemi Hafitiani Kepala UPTD Puskesmas Babakan Sari, serta Kustini Ketua DPD HWDI Jawa Barat, dengan moderator Wulandari dari Perkumpulan Inisiatif. Para narasumber membahas komitmen kebijakan dan penganggaran layanan kesehatan reproduksi inklusif, layanan kesehatan reproduksi di Puskesmas , kebersihan diri dan menstruasi, dan perlindungan dari kekerasan seksual. Selain itu, disampaikan pula hasil audit sosial dan monitoring evaluasi pelayanan kesehatan yang dilakukan HWDI sebagai upaya mendorong puskesmas yang lebih aksesibel dan akomodatif bagi penyandang disabilitas.
Dalam paparannya, Dinas Kesehatan Kota Bandung menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan penyandang disabilitas merupakan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk penguatan layanan promotif, preventif, hingga rehabilitatif yang inklusif. Sementara itu, UPTD Puskesmas Babakan Sari berbagi praktik baik terkait penerapan SOP pelayanan disabilitas, penyediaan sarana prasarana pendukung, serta layanan berbasis pendekatan siklus hidup.
Melalui talkshow ini, HWDI berharap peserta memperoleh pemahaman dasar mengenai kesehatan reproduksi, meningkatnya kesadaran akan hak perlindungan dan pencegahan kekerasan, serta tersedianya panduan praktis bagi orang tua dan guru SLB dalam mendampingi penyandang disabilitas. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mendorong penguatan kolaborasi multipihak guna mewujudkan layanan kesehatan reproduksi yang inklusif, berbasis hak, dan mendukung kemandirian penyandang disabilitas di Kota Bandung dan sekitarnya.
Kontak :
Kustini
Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jawa Barat 40274
Jl. Turangga No. 25 (022) 7351 2607 Bandung , email : hwdi.jabar@gmail.com
Wulandari
Perkumpulan Inisiatif
Jl. Suryalaya XVIII No.23, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40265
(022) 7331105 , e-mail perkumpulan.inisiatif@gmail.com