Perkumpulan Inisiatif
  • Politik Anggaran
  • Pengetahuan
  • Pengalaman
ID
EN
Perkumpulan Inisiatif
  • Politik Anggaran
  • Pengetahuan
  • Pengalaman
ID
EN
Perkumpulan Inisiatif
  • Politik Anggaran
  • Pengetahuan
  • Pengalaman
Sign In
Notification
Latest News
Kajian Insentif dan Disinsentif Fiskal pada Sektor Energi Tingkat Nasional dan Provinsi Tahun 2020-2025
Penelitian
Dorong Layanan Kesehatan Reproduksi Inklusif, HWDI Gelar Talkshow Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025
Press Release
AKSES UNTUK SEMUA: AKUNTABILITAS NEGARA KUNCI LAYANAN KESEHATAN YANG INKLUSIF
Press Release
Mendorong Perbaikan Kebijakan Fiskal Negara dan Kewenangan Daerah Sektor Energi Untuk Percepatan Transisi Energi Di Indonesia
Kebijakan
Dua Tahun Pendampingan Berbuah Hasil: Perkumpulan Inisiatif Apresiasi Penghargaan untuk HWDI Jabar dan Puskesmas Mitra dari Dinas Kesehatan Kota Bandung
News
  • Politik Anggaran
  • Pengetahuan
  • Pengalaman
Perkumpulan Inisiatif
Aa
  • Politik Anggaran
  • Pengetahuan
  • Pengalaman
Cari...
  • / Sejarah /
  • / Profil Pegiat /
  • / Laporan Audit Keuangan /
  • / Struktur Organisasi /
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • ID
  • EN
© 2022 Perkumpulan Inisiatif. All Rights Reserved.
Perkumpulan Inisiatif > Terbitan > Penelitian > Kajian Insentif dan Disinsentif Fiskal pada Sektor Energi Tingkat Nasional dan Provinsi Tahun 2020-2025
Penelitian

Kajian Insentif dan Disinsentif Fiskal pada Sektor Energi Tingkat Nasional dan Provinsi Tahun 2020-2025

inisiatif
Last updated: 2026/01/21 at 10:07 AM
inisiatif
2 Min Read

Berdasarkan Pasal 3 Ayat 4 UU No.17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, ditegaskan bahwa APBN mempunyai fungsi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Fungsi otorisasi bisa dimaknai sebagai sebuah hubungan kekuasaan (power relation) antara eksekutif, legislatif dan rakyat. Karena APBN/APBD didapatkan dari Pajak yang dibayarkan rakyat dan ditetapkan Bersama oleh Pemerintah (eksekutif) dan DPR (legislatif). Sebagai fungsi perencanaan, APBN ditempatkan sebagai intrumen untuk mencapai tujuan pembangunan. Melalui fungsi alokasi, maka APBN terutama sisi pengeluaran ditujukan untuk sektor-sektor pembangunan yang dianggap prioritas untuk segera ditangani.

Urgensi transisi energi di Indonesia sangat besar mengingat dampak signifikan yang ditimbulkan oleh ketergantungan pada energi fosil, baik terhadap lingkungan, ekonomi, maupunsosial. Indonesia merupakan salah satu negara dengan emisi GRK tertinggi di dunia, Terutama dari sektor energi yang didominasi oleh penggunaan batu bara dan minyak bumi. Penggunaan energi fosil menyebabkan polusi udara dan berkontribusi signifikan terhadap perubahan iklim. Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, seperti naiknya permukaan air laut, banjir, dan cuaca ekstrem. Pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir di Indonesia berisiko tinggi mengalami kerusakan akibat perubahan iklim.

Transisi ke energi terbarukan (seperti tenaga surya, angin, dan hidro) sangat penting untuk mengurangi emisi karbon dan mencapai target pengurangan emisi nasional menuju Net Zero Emission (NZE). Transisi energi bisa mengurang kerentanan terhadap bencana alam yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama ini masih memberikan subsidi besar untuk energi fosil seperti bahan bakar minyak (BBM) dan batu bara, yang tidak hanya membebani keuangan negara tetapi juga menghambat transisi menuju energi terbarukan. Selain itu, pendapatan dari pajak energi fosil menjadi salah satu sumber penting bagi anggaran negara. Kajian ini akan menggunakan kerangka struktur dan fostur, fiskal, dan kualitas belanja. Dengan beralih ke energi terbarukan, pemerintah dapat mengalihkan anggaran subsidi ke investasi pengembangan energi bersih. Kajian ini akan dilakukan dengan melakukan pendalaman atas kajian yang sebelumnya dan kajian mendalam pada aspek insentif dan disinsentif fiskal.

Baca lengkap laporan kajian ini melalui tautan berikut KajianFiskalEnergi
Atau scan barcode pada cover.

You Might Also Like

Analisis Struktur Ruang Politik Pemuda Penyandang Disabilitas Kota Bandung

Analisis Kredibilitas Anggaran Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dan Nelayan

Program Budgeting in the Health Sector in Indonesia

Kebijakan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan di Kabupaten Mamuju

Januari 21, 2026
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dorong Layanan Kesehatan Reproduksi Inklusif, HWDI Gelar Talkshow Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Terbitan

  • Inisiatif di media
  • Article
  • News
  • Books
  • Module
  • Penelitian
  • Galeri Foto
  • Galeri Video
  • Galeri Infografis
  • Press Release
  • Editorial
  • Experiment

Tentang Perkumpulan Inisiatif

  • / Sejarah /
  • / Profil Pegiat /
  • / Laporan Audit Keuangan /
  • / Struktur Organisasi /

Kantor

Jl. Suryalaya XVIII No.23, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40265
Telepon: (022) 7331105

Kontak Kami

Telepon: (022) 7331105
E-mail: inisiatif@inisiatif.org

Follow Us

  • perkumpulan.inisiatif
  • inisiatif_org
  • INISIATIFI_01
  • perkumpulan.inisiatif
  • inisiatif
  • inisiatif

Platform

© 2022 Perkumpulan Inisiatif. All Rights Reserved.

Removed from reading list

Undo