Woww, Tunjangan Rumah Anggota DPRD Kabupaten Tasik Per Orang Per Bulan Rp12.600.000

RMOLJabar. Luar biasa. Hanya untuk tunjangan rumah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan Rp12.600.000 per bulan per orang.  Dengan besaran dan volume anggaran sebesar itu, Pemkab Tasik harus merogoh uang Rp151.200.000 per orang dalam setahun.

Jika dikalikan 50 orang anggota dewan, maka APBD Kabupaten Tasikmalaya yang harus digelontorkan sebesar Rp7. 560.000.000. Besarnya tunjangan ini sekaligus menempatkan Kabupaten Tasik berada di urutan pertama dengan anggaran terbesar untuk anggota dewan se-Priangan timur.

Namun reaksi muncul dari pemerhati anggaran, Nandang Suherman. Anggota Perkumpulan Inisiatif Bandung ini mengatakan, anggaran sebesar itu tak sebanding dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tasikmalaya.

“Jumlah itu terlalu besar, coba tanya deh ke orang Kabupaten Tasikmalaya di mana ada sewa rumah per bulan Rp12.600.000, ” kata Nandang Suherman kepada RMOLJabar melalui sambungan telepon Sabtu (4/6).

Menurut Nandang, besaran tunjangan perumahan tiap daerah mestinya mengacu pada kepatutan, standar harga di setiap daerah, dan disesuaikan dengan  kemampuan keuangan daerah. “Harusnya disesuaikan dengan kemampuan daerah, kepatutan serta standar harga di setiap daerah. Ini kok tidak dipakai sebagai acuan,” tambah Nandang.

Besaran tunjangan untuk anggota DPRD Kabupaten Tasik ini diduga tidak melalui kajian dengan standar di daerah. Nandang menduga munculnya angka besaran tunjangan lebih kepada deal politik.

“Mestinya penentuan besaran tunjangan itu diawali dengan kajian dengan standar daerah, ini tidak dilakukan jusrru kelihatan lebih kepada kesepakatan politik,” nilai Nandang.

Setelah Kabupaten Tasikmalaya, besaran tunjangan rumah dinas kedua ditempati  DPRD Kota Tasikmakaya dengan jumlah Rp. 6.230.880.000 untuk 45 Anggota DPRD tiap tahun.(cek)

Sumber : http://www.rmoljabar.com/read/2016/06/04/21468/Woww,-Tunjangan-Rumah-Anggota-DPRD-Kabupaten-Tasik-Per-Orang-Per-Bulan-Rp12.600.000- (akses 6/15/2016 12:35:48 PM)

Comments

comments